Menu Utama Latihan Armada Jaya Ke-73 Adalah Perang Modern

Info Promo Dan Bonus Kami :
1. Bonus Cashback 10%
2. Bonus Rollingan 0,7%
3. Bonus Referensi 5%
4. Deposit Hanya 50 Ribu
Klaim Bonus Anda Dengan Cara Klik Disini

Menu Utama Latihan Armada Jaya Ke-73 Adalah Perang Modern – Beberapa ribu TNI AL ikuti apel persiapan Latihan Armada Jaya ke-37 2019. Dalam latihan itu, peperangan kekinian akan jadi menu penting.

Kepala staf angkatan laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji lakukan peninjauan pada persiapan faktor serta prajurit TNI AL yang diikutsertakan. Latihan Armada ke-37 2019 itu menyertakan 8.493 personil. Sekitar 1.959 personil pada step Geladi Posko serta 6.534 personil terjebak pada step Manuvra Lapangan.

“Latihan Armada Jaya ke-37 tahun 2019 diadakan dengan beberapa latihan. Baik cara gelar di Posko serta di lapangan. Jadi yang akan dikerjakan esok (8-16 Juli) jadi usai gelar persiapan ini. Langsung embarkasi ke kapal semasing. Ke kapal udara ke unit lainnya,” kata Siwi di Dermaga Ujung Komando Armada (Koarmada) II Surabaya, Selasa (9/7/2019).

Sebelum Membaca Lebih Lanjut, Silahkan Hubungi Kontak Yang Kami Sediakan Untuk Dapatkan Bonus Terbaik Dari Kami

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Siwi mengemukakan, latihan Armada Jaya ke-37 dibarengi beberapa Komando Pekerjaan(Kogas). Salah satunya Komando Pekerjaan Laut Kombinasi (Kogaslagab), Komando Pekerjaan Kombinasi Amfibi (Kogasgabfib), Komando Pekerjaan Kombinasi Pendaratan Administrasi (Kogasgabratmin) serta Komando Pekerjaan Kombinasi Pertahanan Pantai (Kogasgabhantai).

“Pada tanggal 12, kita kerjakan latihan pertahanan udara, serangan udara, atau pertolongan langsung dari satuan-satuan TNI angkatan udara. Demikian pula kami akan lakukan latihan dengan Angkatan Darat, beberapa kesatuan. Diluar itu kita akan melakukan pekerjaan dengan warga yang menyertakan TNI, Polri serta Warga,” paparnya.

Siwi memperjelas, dalam latihan Komando Pekerjaan Laut Kombinasi (Kogaslagab) 2019, faksinya akan meningkatkan latihan kekinian serta latihan cyber.

“Ini yang baru kami kerjakan tahun ini, dan latihan operasi amfibi, untuk mengaplikasikan latihan amfibi yang kekinian dengan alutsista yang kami punya. Seterusnya melakukan operasi darat,” tutur Siwi.

Menurut dia, hal yang penting dalam latihan Armada Jaya ke-37 adalah mengimplementasikan peperangan kekinian dalam jaga kedaulatan NKRI.

“Yang penting dalam latihan ini, kita akan melakukan bagaimana peperangan kekinian yang kita mengmelawan untuk jaga kedaulatan serta keutuhan NKRI yang kita sayangi bersamanya. Latihan ini jadi uji potensi menyongsong latihan kombinasi yang diadakan oleh Mabes TNI,” imbuhnya.

Alutsista yang terjebak dalam latihan itu terbagi dalam beberapa Kapal Perang (KRI). Ada beberapa type Kapal Selam, Perusak Kawal Rudal, Kapal Cepat Rudal, Perusak Kawal, Angkut Tank, Buru Ranjau, Kapal Tanker, Kapal Membantu Menunda serta Kapal Membantu Rumah Sakit.

Tidak hanya Kapal Perang, latihan menyertakan beberapa type Pesawat Udara Fixed Wing serta Rotary Wing. Dan Alutsista Marinir seperti BMP-3F, LVT-7, BVP-2, KAPA-K61, How 105, RM – 70 Grad, Rubber Boat, dan Beberapa puluh Kendaraan Pendarat Amfibi punya Korps Marinir.

Sesudah gelar apel persiapan pasukan, acara diteruskan babak Manuvra Lapangan (Manlab) mulai 8 sampai 16 Juli 2019 di perairan Laut Jawa, Perairan Kangean, Pulau Sapudi serta Perairan Asembagus, Situbondo, Jawa Timur. Selanjutnya pada 13 Juli 2019, personil serta faktor yang terjebak akan melakukan pendaratan Amfibi di Pantai Banongan, Jawa Timur.

You might also like